Agar Membacamu Berguna
"Pengetahuan tentang setiap hal hanya dapat diperoleh jika kita mengetahui esensinya."
Tahukah Anda mengapa banyak orang tak suka membaca atau tak lagi mau membaca setelah lulus dari pendidikannya ? Karena mereka taj merasakan manfaat dari yang mereka lakukan ! Karena jika mereka mendapat manfaatnha, tentu kita tak perlu disuruh-suruh lagi atau pemerintah tak perlu lagi mengadakan kampanye membaca.
Mengapa kita gagal mendapat manfaat membaca? Berikut beberapa sebabnya :
1. Kita tak tahu esensi yang kita baca. Maka sebelum membaca, anda harus memperjelas : apa yang Anda cari dan mengapa Anda mencarinya. Harus diperjelas, apakah kita membaca buku untuk menghabiskan waktu, mencari informasi, mengecek kebenaran suatu hal, atau ingin bisa menjawab suatu masalah. Semakin kuat tujuan, biasanya hasil membaca akan semakin kuat terhafal dalam memori .
2. Kita sebenarnya tak berminat pada buku tersebut. Maka bangunlah terlebih dahulu minat Anda . Maka orangtua atau guru-guru TK biasa memulai mendidik anak-anak kecil dengan bacaan-bacaan ringan yang menghibur, biasanya penuh gambar berupa komik atau majalah-majalah ringan berwarna.
3. Kita tidak mampu membayangkan manfaat setelah membaca. Maka sebelum membaca buku, Anda harus mampu membayangkan manfaat walaupun sedikit dari buku yang anda baca. Bayangkan yang sederhana, misalnya setelah membaca buku cara berpidato saya akan memahami teknik berpidato di depan teman-teman pada acara pembukaan drama minggu depan . Misalnya dengan membaca buku mengenal Jakarta, maka ketika kita mengunjungi Jakarta dua bulan ke depan, kita mengetahui banyak lokasi-lokasi menarik dan seterusnya .
4. Kita tidak memiliki lingkungan yang baik . Kadang puluhan buku kita baca hasilnya akan percuma saja jika setelah itu kita tetap berdiam diri saja . Karena esensi buku adalah untuk perubahan . Maka setelah membaca kita harus berbuat sesuatu Dalam agama, setelah mengkaji kitab suci kita harus langsung beramal . Ini akan membuat ilmu kita langgeng dan kita akan makn penasaran dengan ilmu-ilme berikutnya.
Comments
Post a Comment